3.27.2012

Dear My Fiance! (っ˘з(˘.˘ )♥

Malam itu..
Sesudah singgah di rumahku sebentar, dia pamit pulang kepadaku. Seperti biasa, di depan rumahku dia mulai bersiap mengeluarkan motor sambil merapikan posisi helm yang akan digunakannya.
Terlihat sekali rasa lelah di raut mukanya, di sela-sela kesibukannya dia harus menyempatkan diri mempersiapkan segala kebutuhan pernikahan kita.
Bahagia, sedih, terharu, iba, segala perasaan itu menyatu dalam hatiku. Gak tega rasanya melihat dia..
Aku pun menunggu di dekat pintu, menunggu dia menyalakan motornya dan kali ini aku membiarkan dia keluar melewati pintu pagar rumahku tanpa harus turun dari motor untuk menutup kembali pagar tersebut.
Biar aku saja yang menutup..
Dia pun pamit dan pergi dari hadapanku, pulang ke rumahnya.

6 tahun lebih kita menjalin hubungan..
Bahagia, susah, senang, sedih, pertengkaran, hal itu pernah kita alami. Bahkan menjelang pernikahan pun entah mengapa pertengkaran itu malah semakin sering, saya terlalu sensitif akhir-akhir ini.
Dan sampai detik ini, saat saya menulis tulisan ini.. sungguh saya bersyukur dan merasa sangat beruntung mendapatkan dia. Tidak ada yang berubah selama 6 tahun ini, dari dulu sampe sekarang dia masih melakukan hal yang sama kepadaku. Selalu memberi kabar kemanapun dia pergi, menyapaku di pagi hari sambil pamit untuk berangkat kerja, menjemputku selagi dia bisa, mengantarku ke tempat yang aku mau, dan sabar mendengar segala rengekanku.

Kini keyakinan itu semakin kuat, dengannya aku yakin akan menghabiskan sisa umurku kelak.. insya allah sampai ajal memisahkan kita. Amiiin
Aku ingin dia yang menjadi imam dalam keluarga kecilku nanti.
Semoga Allah selalu menjagamu dimanapun engkau berada, wahai calon suamiku..

I LOVE YOU SO MUCH!
MY FIANCE. (っ˘з(˘.˘ )♥