7.17.2011

Aku Siap Ditinggalin, Tapi Aku Gak Siap Kalo Mesti Ninggalin..

Malang, Juli 2010.
Semua keluarga berkumpul, hening tapi santai.
Pembahasan topik di mulai dari saudara sepupu laki-laki saya yang berniat menikahi pacarnya. Berbagai masukan dan pendapat dari keluarga besarpun dilontarkan kepada sepupu saya. Sanggahan halus, masukan, sampe meyakinkan dia apakah dia serius ingin menikahi pacarnya itu dilakukan oleh kita semua.
Sebenernya gak ada penolakan dari keluarga besar terhadap pacar sepupu saya itu. Mereka semua welcome, toh anaknya emang baik dan sopan setiap main ke rumah. Penolakan terjadi melihat kondisi sepupu saya yang belum settle. Iya, sepupu saya ini seumur dengan saya, dan pada bulan Juli 2010 kondisi dia belum lulus kuliah. Dia emang udah kerja, punya usaha sendiri di bidang Tour & Travel. Tapi keluarga melihat itu semua belum cukup untuk menghadapi sebuah rumah tangga. Apalagi umur dia saat itu masih sangat muda.

Kebulatan sepupu saya ingin menikahi pacarnya adalah dia ingin bisa setiap saat menjaga pacarnya itu. Pacarnya menderita gagal ginjal. Beberapa kali dia harus bolak-balik Rumah Sakit untuk cuci darah. Dia selalu berdoa, berharap Tuhan mau mengangkat penyakitnya dan menyembuhkannya kembali seperti sedia kala walaupun harapannya kecil.

Pakde   : Kamu yakin din, mau nikahin dia? Kamu masih muda, masa mau dihabiskan buat mengurus dia.
Didin      : *diem sambil tarik nafas* Aku juga bingung pakde, kondisiku saat ini juga gak karuan. “Aku siap ditinggalin, tapi aku gak siap kalo mesti ninggalin”
Saya       : *speechless* #terharu

Dalam hati saya kagum sama sepupu saya, seandainya suasana gak dalam kondisi serius. Saya ingin banget standing applause buat sepupu saya.. (^_^)

15 Mei, 2011
Akhirnya sepupu saya menikah dengan pacarnya, acaranya sederhana dan hanya keluarga besar saja yang kumpul. Sayangnya saya ga bisa hadir karena kerja dan gak bisa cuti juga. Jadi, yowislah.. kirim doa aja moga jadi keluarga sakinah, mawahdah, warohmah.

2 Juli, 2011
Saya gak sengaja buka FB, dan kebetulan di beranda FB pas muncul status dari adik sepupu perempuan saya yang mengucapakan selamat jalan buat almarhumah kakak iparnya itu. Sontak saya kaget dan gak percaya.. Rasanya baru satu bulan lebih mereka menikah, dan sekarang harus meninggalkan saudara sepupu laki-laki saya selama-lamanya.
Tanggal 29 Juni 2011, dia sempet bikin status di FBnya seperti ini..


Dan akhirnya status itu menjawab harapan dia, bahwa dia gak akan pernah lagi tidur di rumah sakit itu selama-lamanya.
Selamat jalan my sister..
Semoga rasa sakitmu selama ini dibalaskan dengan kenikmatan yang tiada habisnya di alam sana. Amin..