2.20.2011

D.I.L.E.M.A

Terima kasih buat yang mendoakan saya kemarin di hari ulang tahun saya supaya cepet menikah. Akhirnya seperti ini sekarang..
DILEMA!
Haha..
Gak pernah terlintas dalam pikiran saya ada orang luar yang belum saya kenal sama sekali bermaksud ingin menjadikan saya sebagai calon istrinya. It's surprising!
Sementara saya sudah memiliki pasangan juga. Hubungan kita sudah lima tahun lebih terjalin dan jika TUHAN mengizinkan tahun depan kita berencana menikah. Kita beda lima tahun, kita berdua berteman sejak kecil pas kita masih ingusan. Waktu yang memisahkan kita berdua karena saya harus pindah ke Bandung dan dia menetap di Jakarta bersama orang tua masing-masing. Percaya atau tidak, selama rentang waktu kita berpisah ternyata kita saling memikirkan satu sama lain. Bahkan ketika saya SMP disaat anak yang lain dengan bangga mengenalkan cinta monyetnya, saya hanya bilang pacar saya di Jakarta tiap kali temen saya nanya pacar saya mana. Lucu ya!

Sampe sekarang saya suka ketawa sendiri kalo baca diary jaman SMP dulu, iya nama dia ada disana.
SMA, saya pindah ke kota Purwakarta, disini akhirnya saya bertemu lagi dengan dia setelah hampir delapan tahun berpisah. Dia dapet penempatan kerja di Purwakarta setelah lulus dari STAN. Jangan tanya perasaan saya seperti apa, karena ketika itu saya kaget, heran, dan gak nyangka akhirnya kita bisa ketemu lagi. Dia pun cerita kalo selama ini dia nungguin kabar dari saya tiap hari tapi gak pernah ada. Hahaha

Dan sekarang muncul orang yang tidak saya kenal sebelumnya berencana ingin menjadikan saya calon istrinya. Dia temen Ayah saya, pengusaha muda dan sekarang lagi di London. Dalam waktu dekat akan ke rumah, sebenernya minggu kemarin dia berencana ke rumah cuma karena waktunya tidak memungkinkan akhirnya di pending. Haduuuuuh… (-__-‘!)

Inilah hal tersulit yang paling saya benci.. Ketika saya harus memilih dengan benar dan mantap tentang masa depan saya nanti. Memang jodoh itu ada di tangan Tuhan, namun kita juga yang berhak memilih siapa jodoh kita nanti. Sahabat saya bilang :

“Jangan pernah berdoa ingin menikah dengan orang yang saya cintai, karena belum tentu dia yang terbaik di mata Allah. Berdoalah saya ingin mencintai orang yang menikahi saya siapapun orangnya, karena Dia Maha Tau yang terbaik buat hamba-Nya”

Iya sih bener juga, tapi saya juga gak ingin seperti beli kucing dalam karung. Sebelum saya memutuskan memilih siapa, saya ingin tahu kepribadian mereka seperti apa. Karena saya mencari calon Imam yang bisa memimpin saya kedepannya. Bukan hanya bisa memberikan saya materi saja. Materi bisa dan gampang dicari, tapi mencari dan menemukan orang yang kaya hati itu yang sulit.
Akhirnya rapat kelurga juga deh ini.. Doain ya semuanya, semoga keputusannya nanti adalah keputusan terbaik. Amiiin.