10.31.2010

Lagi-Lagi TV OON Berulah!

Ini bukan kali pertama si TV OON memberitakan sesuatu yang salah dan berlebihan. Saya jadi inget ketika PKL dulu. Tepatnya ketika masalah teroris sedang rame-ramenya memburu (Alm) Noordin M. Top. Saya waktu itu ditugaskan pembimbing PKL buat meliput konperensi pers KADIV HUMAS POLRI di kantor MABES POLRI tentang berita lanjutan mengenai penangkapan teroris. Karena saya mahasiswi PKL jelas tidak di izinkan untuk meliput sendirian, waktu itu saya ikut tandem liputan bareng mas Aris salah satu reporter RCTI.
Ceritanya adalah ketika reporter TV OON dengan semangatnya ingin mendapatkan informasi dari KADIV HUMAS POLRI mengenai berita lanjutan, padahal wartawan lain masih santai menunggu di depan BARESKRIM POLRI. Mungkin niatnya si reporter TV OON itu ingin mendapatkan info lebih dulu sehingga dia menghampiri narasumber lebih awal. Namun sayangnya, dasar apes.. gara-gara dia memberitakan salah tentang orang yang di tembak di Temanggung, Jawa Tengah adalah Noordin akhirnya yang ada si reporter malah di marah-marahin. Hahaha
Ya kita semua pasti tau, televisi pertama yang menyatakan orang yang ditembak mati itu Noordin adalah TV OON. Padahal media lain belum berani mengatakan itu Noordin karena belum ada bukti yang jelas. Dengan yakinnya melalui tayangan live report si presenter TV OON mengatakan bahwa yang ditembak mati adalah Noordin M. Top. (-.-“)
Capedeeeh..
Dan sekarang si TV OON mulai berulah lagi dengan memberitakan perkembangan Gunung Merapi di Yogyakarta dengan berita yang ngawur yang akhirnya membuat panik warga sekitar. Ckckck..
Beritanya bisa di cek di sini
Mestinya TV OON bisa belajar dari kesalahan sebelumnya, toh sudah banyak kritikan dari masyarakat kepada media massa ini tapi kenapa masih mengulang kesalahan yang sama.
TANYA KENAPA!???